Langsung ke konten utama

Dear-Me


Jika kita ingin memunculkan versi terbaik dari diri kita, kita harus belajar untuk merasa nyaman tentang diri kita sendiri. Banyak orang hidup dibawah penghakiman, terus-menerus mendengarkan suara-suara yang salah. Alkitab menyebut musuh sebagai "pendakwa saudara-saudara" (dalam buku Become a Better You By Joel Osteen) yang senang melihat kita menjalani kehidupan kita dengan rasa bersalah dan terhukum. Ia terus-menerus mendatangkan tuduhan-tuduhan terhadap kita, dengan memberitahukan kita apa yang kita tidak lakukan atau apa yang seharusnya kita lakukan. Mengingatkan kita tentang semua kesalahan dan kegagalan dimasa lalu kita.

"kamu harusnya menghabiskan banyak waktu dengan keluargamu"
"kamu pergi ke gereja, tapi terlambat"
"kamu memberi tapi tidak banyak"
Kita sering menelan bulat-bulat kalimat-kalimat ini dengan sedikit atau tanpa perlawanan sama sekali. akibatnya kita selalu merasa bersalah, terhukum, dan sangat tidak puas dengan diri kita sendiri. kita melalui hari tanpa sukacita, tanpa keyakinan, dengan mengharapkan yang terburuk dari pikiran-pikiran kita.

Tidak ada manusia yang sempurna. Kita semua telah berbuat dosa, gagal, dan melakukan kesalahan. Jika kita mau hidup damai dengan diri kita sendiri. kita harus belajar bertekad dan berkata, "Aku mungkin tidak sempurna, tetapi aku tahu bahwa aku sedang bertumbuh. Aku mungkin telah membuat kesalahan, tetapi aku tahu bahwa aku diampuni. Aku telah menerima kemurahan Tuhan". Kita semua ingin menjadi orang-orang yang lebih baik. Orang lain mungkin tidak selalu menyukai kita, tapi kita harus tahu dan yakin bahwa Tuhan menyukai kita (Yohanes 15:18-19 "Jikalau dunia membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku dari pada kamu. Sekiranya kamu dari dunia, tentulah dunia mengasihi kamu sebagai miliknya. Tetapi karena kamu bukan dari dunia, melainkan Aku telah memilih kamu dari dunia, sebab itulah dunia membenci kamu")

Tuhan ingin kita memperbaiki diri kita, Tuhan mengetahui kita semua mempunyai kelemahan. jangan izinkan suara-suara yang menghakimi itu di mainkan berulang kali dalam pikiran kita, Selama kita melakukan yang terbaik, dan ingin melakukan yang benar sesuai dengan firman Tuhan. Kita bisa memastikan bahwa Tuhan memang senang dengan kita. 

God Bless

Love

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berdamai Dengan Masa Lalu

Tidak ada hidup yang berjalan dengan mudah, hidup dalam pelarian dan persembunyian selama hampir 10 tahun ternyata membawahku semakin bertumbuh ke arah yang lebih baik. Hidup berpetualang sama Tuhan benar-benar menyenangkan, up downnya benar-benar terasa. Tapi tidak pernah merasa sendiri, selalu di peluk Tuhan dengan surprise yang bikin senyum-senyum sendiri. Seseorang hadir membuatku lebih berani terbuka, menceritakan masa terkelam dari hidupku tanpa takut di hakimi, yaa dan inilah Ika sekarang seorang anak yang sedang berjuang berdamai dengan Ika yang dulu, memaafkan semua kebodohan yang pernah dia lakuin, menerima dirinya sendiri dengan utuh dan memeluk dirinya dengan bangga. Aku sempat berpikir ceritaku mungkin sedikit ternodai dengan bercak noda hitam yang tidak mungkin bisa hilang, tapi perspektifku berubah ketika Tuhan membawahku semakin mengenalnya. Noda hitam itu ternyata bisa ku ubah menjadi lukisan dan ukiran yang sangat indah menjadi sebuah salib yang akan tergantung indah ...

Dear - Me

Sasaran pertama musuh kita adalah arena pikiran-pikiran kita. Ia tahu bahwa jika ia dapat mengendalikan dan memanipulasi cara berpikir kita, ia akan sanggup mengendalikan dan memanipulasi seluruh kehidupan kita. Pikiran menentukan tindakan, sikap, dan citra diri. Pikiran menentukan tujuan hidup. Itulah sebabnya Alkitab memperingatkan kita tentang menjaga pikiran kita. Kita harus berhati-hati tidak hanya tentang apa yang kita cerna melalui mata dan telinga kita, tetapi juga dengan apa yang kita pikirkan. jika kita tinggal dalam pikiran-pikiran yang membuat kita depresi, kita akan jalani kehidupan yang penuh depresi. Jika kita terus-menerus menuju pikiran-pikiran negatif, kita akan menemui orang-orang negatif dan gaya hidup yang negatif. Kehidupan kita akan selalu mengikuti pikiran-pikiran kita. Hampir seperti sebuah magnet, kita tertarik pada apa yang terus menerus kita pikirkan. Jika kita selalu memikirkan pikiran-pikiran yang positif, menyenangkan, dan penuh sukacita, kita akan menjad...

Dear - Me

Ini adalah masa paling berharga dalam hidup kita, masa yang mampu membuat para orangtua merasa iri dan menyesal tanpa kau tahu penyebabnya, hingga dalam lamunannya mereka sering berkata, "Ah senangnya." Masa ini Menyenangkan karena satu alasan : KESEMPATAN. Satu hal yang tidak kita sadari adalah banyaknya Kesempatan yang terbuka lebar dan menanti kita. kita merasa pintar dengan cara kita sendiri, tanpa kita sadari telah membuat keputusan yang salah  Kekuatan dari sebuah keinginan tidak seharusnya dianggap remeh. Kekuatan itulah yang akan menjadi petunjuk dalam menjalani hidup kita, menjadi penentu dari seberapa berhasilnya diri kita meraih keinginan kita, dan bukan dari pandangan orang lain. Kita semua mempunyai bagian-bagian dalam diri kita yang perlu diperbaiki, tetapi selama kita terus maju, bangun setiap hari dan melakukan yang terbaik dari kita, kita bisa memastikan bahwa Tuhan disenangkan karena kita. Tuhan ingin kita merasa nyaman dengan diri kita se...