Langsung ke konten utama

Dear - Me

Sasaran pertama musuh kita adalah arena pikiran-pikiran kita. Ia tahu bahwa jika ia dapat mengendalikan dan memanipulasi cara berpikir kita, ia akan sanggup mengendalikan dan memanipulasi seluruh kehidupan kita. Pikiran menentukan tindakan, sikap, dan citra diri. Pikiran menentukan tujuan hidup. Itulah sebabnya Alkitab memperingatkan kita tentang menjaga pikiran kita. Kita harus berhati-hati tidak hanya tentang apa yang kita cerna melalui mata dan telinga kita, tetapi juga dengan apa yang kita pikirkan. jika kita tinggal dalam pikiran-pikiran yang membuat kita depresi, kita akan jalani kehidupan yang penuh depresi. Jika kita terus-menerus menuju pikiran-pikiran negatif, kita akan menemui orang-orang negatif dan gaya hidup yang negatif. Kehidupan kita akan selalu mengikuti pikiran-pikiran kita.

Hampir seperti sebuah magnet, kita tertarik pada apa yang terus menerus kita pikirkan. Jika kita selalu memikirkan pikiran-pikiran yang positif, menyenangkan, dan penuh sukacita, kita akan menjadi orang yang positif, menyenangkan, dan penuh sukacita, dan kita akan menarik orang-orang yang menyenangkan, suka bergaul, dan positif. Pikiran-pikiran kita juga mempengaruhi emosi-emosi kita. kita akan merasa tepat seperti cara kita berpikir. Kita tidak akan pernah bahagia kecuali kita lebih dahulu memikirkan pikiran-pikiran yang membahagiakan. Begitu banyak keberhasilan dan kegagalan dalam kehidupan dimulai dalam pikiran-pikiran kita dan dipengaruhi oleh apa yang kita izinkan.

Banyak orang tidak menyadarinya, tetapi kita dapat memilih pikiran-pikiran kita. Kita memutuskan apa yang akan kita nikmati dalam pikiran kita. Hanya karena musuh menanamkan suatu pikiran negatif yang membuat putus asa dalam otak kita bukan berarti bahwa kita harus "menyirami"nya, memeliharanya, memanjakannya, dan menolongnya bertumbuh. Tidak, kita dapat memilih untuk membuangnya dan menyingkirkannya dari pikiran kita.

Siapapun dapat menjadi putus asa dan depresi sementara waktu. Kehidupan memang keras, dan kadang-kadang menyulitkan kita. Kadang-kadang kita semua bisa terpukul jatuh. Saat kita depresi, kita harus mengerti, tak seorangpun yang sedang membuat kita depresi. Jika kita tidak bahagia, tak seorangpun yang memaksa kita untuk merasa tidak bahagia. Kita yang sedang memilih untuk tetap dalam keadaan itu, dan langkah pertama untuk keluar dari kekacauan tersebut adalah mengakui bahwa satu-satunya orang yang dapat memperbaiki keadaan itu adalah kita sendiri. Kita harus bertanggungjawab atas tindakan-tindakan kita sendiri.

Kita tidak dapat mengabaikan masalah-masalah dan hidup dalam penyangkalan, dengan berpura-pura bahwa tidak ada hal buruk terjadi pada kita. Itu tidak realistis. Hal-hal buruk memang kadang-kadang terjadi pada orang-orang baik, tepat seperti hal-hal baik sering terjadi pada orang-orang jahat. Kepura-puraan bukan jawabannya; tidak juga mempermainkan kata-kata untuk membuat diri kita sendiri kedengaran lebih rohani. Jika kita sakit, tidak apa-apa untuk mengakuinya; tetapi jagalah pikiran-pikiran kita agar tertuju pada Penyembuhan kita. Jika tubuh kita lelah, jika roh kita lesuh, baiklah kita semua memahaminya. Kadang-kadang hal paling rohani yang dapat kita lakukan adalah beristirahat. Tetapi pusatkan pikiran kita pada Dia yang telah berjanji, "Orang-orang yang menantikan TUHAN mendapat kekuatan baru." (Yesaya 40:31).

Masa-masa sukar mendatangi kita semua. Yesus Berkata, "Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia."(Yohanes 16:33b) Tuhan tidak mengatakan bahwa masa-masa sukar tidak akan datang, Tuhan sedang mengatakan bahwa jika masa-masa sukar itu datang, kita dapat memilih untuk percaya bahwa Tuhan lebih besar dari masalah-masalah kita; kita dapat memilih pikiran yang benar. Tempat pertama yang harus kita menangkan adalah pikiran kita sendiri. Jika kita tidak berpikir bahwa kita dapat berhasil, kita tidak akan pernah berhasil. Jika kita tidak berpikir bahwa tubuh kita dapat disembuhkan, tubuh kita tidak pernah disembuhkan. Jika kita tidak berpikir bahwa Tuhan dapat mengubah keadaan kita, Tuhan mungkin tidak akan melakukannya. Ingatlah, "Seperti orang yang membuat perhitungan dalam dirinya sendiri, demikianlah ia." Saat kita memikirkan pikiran-pikiran kegagalan , kita akan ditakdirkan gagal. Saat kita menyesuaikan pikiran-pikiran kita dengan pikiran-pikiran Tuhan dan kita mulai tinggal pada janji-janji-Nya, saat kita terus-menerus tinggal pada pikiran-pikiran kemenangan, kemurahan, iman, kuasa, dan kekuatan-Nya, tidak ada yang dapat menahan kita.

Kita harus terus-menerus memilih untuk menetapkan pikiran kita pada hal-hal yang lebih tinggi. Alkitab berkata, "Pikirkanlah perkara yang diatas." Rasul Paulus memberikan suatu daftar luar biasa yang dapat kita pikirkan :" semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu." (filipi 4:8)

Mungkin orang-orang akan berkata engkau berbicara banyak tentang bersikap positif. "Tetapi Tuhan memang Positif! Tidak ada hal negatif tentang Dia. Jika kita mau hidup dengan cara Tuhan dan menjadi orang yang Ia inginkan, kita harus menyesuaikan Visi kita dengan Visi-Nya dan belajar hidup dalam suatu bingkai pikiran yang positif. Belajar untuk melihat dalam setiap keadaan.

Tetaplah pusatkan perhatian pada hal-hal positif dalam kehidupan. Para Psikolog yakin bahwa kehidupan kita bergerak ke arah pikiran-pikiran kita yang paling dominan. Jika pikiran-pikiran sukacita, damai sejahtera, kemenangan, kelimpahan, dan berkat-berkat mendominasi pikiran-pikiran kita sepanjang hari, kita akan bergerak menuju hal-hal itu, menarik semua itu ke arah kita pada saat yang sama. kehidupan akan mengikuti pikiran-pikiran kita.

Tuhan akan selalu menolong kita, tetapi kita harus membuat keputusan-keputusan yang tepat setiap hari, dengan memilih kebikan dan menolak kejahatan. Bertekadlah untuk menjaga pikiran-pikiran pada hal-hal baik dari Tuhan. Bangun setiap pagi dengan mengetahui bahwa Tuhan mempunyai hal-hal besar yang tersimpan bagi kita. Saat bangun, Katakanlah, " Bapa, aku bersemangat hari ini. Inilah hari yang Engkau telah ciptakan; aku akan bersukacita dan bergembira di dalamnya. Tuhan, aku tahu Engkau memberikan upah kepada orang-orang yang mencari Engkau, aku bersyukur atas berkat-berkat-Mu, Kasih setia-Mu, dan kemenangan-Mu dalam kehidupanku hari ini." Kemudian keluarlah dan hiduplah dengan pengharapan; hiduplah dalam iman.

Pikiran-pikiran kita berisi kuasa yang luar biasa. Musuh dalam pikiran kita mengatakan bahwa masalah-masalah kita terlalu besar, tidak ada harapan; Tuhan mengatakan bahwa Ia akan menyelesaikan masalah-masalah kita, Ia akan mengubah masalah-masalah itu dan memakainya untuk kebaikan kita.

Mulailah mempercayai apa yang Tuhan katakan tentang kita, dan mulailah memikirkan pikiran-pikiran Tuhan. Pikiran-pikiran Tuhan akan mengisi kita dengan iman dan pengharapan dan kemenangan.


"Nikmati setiap Proses yang datang dalam Hidup kita

karena yang paling berharga adalah Proses bukan Pencapaian"

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berdamai Dengan Masa Lalu

Tidak ada hidup yang berjalan dengan mudah, hidup dalam pelarian dan persembunyian selama hampir 10 tahun ternyata membawahku semakin bertumbuh ke arah yang lebih baik. Hidup berpetualang sama Tuhan benar-benar menyenangkan, up downnya benar-benar terasa. Tapi tidak pernah merasa sendiri, selalu di peluk Tuhan dengan surprise yang bikin senyum-senyum sendiri. Seseorang hadir membuatku lebih berani terbuka, menceritakan masa terkelam dari hidupku tanpa takut di hakimi, yaa dan inilah Ika sekarang seorang anak yang sedang berjuang berdamai dengan Ika yang dulu, memaafkan semua kebodohan yang pernah dia lakuin, menerima dirinya sendiri dengan utuh dan memeluk dirinya dengan bangga. Aku sempat berpikir ceritaku mungkin sedikit ternodai dengan bercak noda hitam yang tidak mungkin bisa hilang, tapi perspektifku berubah ketika Tuhan membawahku semakin mengenalnya. Noda hitam itu ternyata bisa ku ubah menjadi lukisan dan ukiran yang sangat indah menjadi sebuah salib yang akan tergantung indah ...

Dear - Me

Ini adalah masa paling berharga dalam hidup kita, masa yang mampu membuat para orangtua merasa iri dan menyesal tanpa kau tahu penyebabnya, hingga dalam lamunannya mereka sering berkata, "Ah senangnya." Masa ini Menyenangkan karena satu alasan : KESEMPATAN. Satu hal yang tidak kita sadari adalah banyaknya Kesempatan yang terbuka lebar dan menanti kita. kita merasa pintar dengan cara kita sendiri, tanpa kita sadari telah membuat keputusan yang salah  Kekuatan dari sebuah keinginan tidak seharusnya dianggap remeh. Kekuatan itulah yang akan menjadi petunjuk dalam menjalani hidup kita, menjadi penentu dari seberapa berhasilnya diri kita meraih keinginan kita, dan bukan dari pandangan orang lain. Kita semua mempunyai bagian-bagian dalam diri kita yang perlu diperbaiki, tetapi selama kita terus maju, bangun setiap hari dan melakukan yang terbaik dari kita, kita bisa memastikan bahwa Tuhan disenangkan karena kita. Tuhan ingin kita merasa nyaman dengan diri kita se...